Minggu, 16 September 2012

DASAR BASIS DATA

DATA DAN INFORMASI

Data adalah fakta berupa angka, teks, dokumen, gambar, bagan, dan suara yang mewakili deskripsi verbal tertentu. Data dikumpulkan untuk maksud dokumentasi.

Informasi adalah data yang telah diolah (diurutkan, dipadatkan, disaring, dicuplik, dsb) sehingga memiliki arti dan nilai yang lebih tinggi bagi seorang individu atau kelompok tertentu. Informasi diperlukan untuk membuat keputusan, untuk manajemen organisasi.


OBJEKTIF BASIS DATA
  1. Kecepatan dan Kemudahan (speed)
    Memungkinkan kita untuk dapat menyimpan dan melakukan perubahan/manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut dengan lebih cepat dan mudah.
  2. Efesiensi ruang penyimpananTidak adanya redundansi data sehingga efisiensi/optimalisasi penggunaan ruang penyimpanan dapat dilakukan. Penekanan jumlah redundasi data, dilakukan dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau membuat relasi antar kelompok data yang saling berhubungan.
  3. Kebersamaan pemakaian (sharability)
    Pemakai basisdata tidak terbatas, pengisian data dapat dilakukan oleh beberapa orang dalam satu lokasi.
  4. Menangani data dalam jumlah besar
    karena kepentingan pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan computer, data nasabah yang berada di suatu cabang sebuah bank dapat diakses (menjadi tersedia/availibility) di cabang lainnya.
  5. Meniadakan duplikasi dan inkonsistensi dataData yang disimpan dalam di eksport ke program aplikasi lain dengan menjamin terjaga/terpeliharanya data.
  6. Keamanan
    Adanya password setiap pemakai basis data. Kita juga dapat menentukan siapa saja yang boleh mengakses data penting atau data biasa.
 
KOMPONEN BASIS DATA
  1. Hardware
    Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
  2. Operating System
    Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
  3. Database
    Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
  4. DBMS (Database Management System)
    Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
  5. User ( Pengguna Sistem Basis Data )
    Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
  6. Optional Software
    Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.

ARSITEKTUR BASIS DATA 
  1. Stand Alone (Basis data hanya dapat dipakai pada satu pengguna bisa dikatakan juga digunakan hanya pada komputer yang sama)
  2. Sistem Terpusat (Basis data yang terpusat pada sebuah server atau termial)
  3. Sistem Client Server (Arsitektur basis data yang mengatasi kelemahan menggunakan sistem terpusat).

BAHASA BASIS DATA

DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data  dalam disk.
Database Manajement System (DBMS) merupakan software yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumlah besar. Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan. 

Cara berinteraksi / berkomunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur dalam bahasa khusus yang ditetapkan oleh pihak pembuat DBMS.
Bahasa tersebut dapat disebut sebagai bahasa basis data yang terdiri atas sejumlah perintah (command) yang dapat dituliskan / diberikan user untuk kemudian diproses oleh DBMS untuk melakukan suatu aksi tertentu.
Contoh : SQL, dBase, dsb.

Sebuah Bahasa basis data biasanya dapat dipilah ke dalam 2 kelompok, yaitu :
  1. Data Definition Language (DDL)
    • DDL adalah bahasa basis data yang digunakan untuk menggambarkan desain basis data secara keseluruhan.
    • Dengan DDL kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dsb.
    • Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data (Data Dictionary).
  2. Data Manipulation Language (DML)
    • DML berisi kumpulan perintah yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data.
    • Manipulasi data dapat berupa :
      • Penyisipan / Penambahan data baru ke suatu basis data.
      • Penghapusan data dari suatu basis data.
      • Pengubahan data di suatu basis data.

Baca selengkapnya »

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © Aulia Fitriyani PTIK UNNES 2011